Merdeka.com |
Menindaklanjuti informasi mengenai hilangnya pesawat Malaysia Airlines,
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Malaysia, terus
menjalin komunikasi dengan pihak Malaysia Airlines dan otoritas terkait
lainnya.
Sejauh ini
pemerintah Malaysia telah mengerahkan empat kapal angkatan laut dan satu
helikopter untuk melakukan pencarian, tulis keterangan KBRI Kuala Lumpur, Sabtu
(8/3).
Tentara Malaysia
juga telah melakukan koordinasi dengan pihak Angkatan Laut Vietnam. Hingga saat
ini otoritas Malaysia belum dapat memastikan nasib pesawat itu atau penyebab
kehilangan kontak.
Berdaasarkan
nama dan nomor paspor diberikan pihak Malaysia Airlines, KBRI di Kuala Lumpur
tengah melakukan verifikasi data tesebut dan akan menghubungi keluarga
masing-masing secepatnya.
KBRI di Kuala
Lumpur akan memberikan bantuan yang diperlukan jika ada pihak keluarga
memerlukannya.
Diketahui ada
tujuh penumpang warga negara Indonesia (WNI) dari total 227 penumpang. Pihak
Malaysia Airlines menyatakan telah berhasil menghubungi 80 persen keluarga
penumpang.
Saat memberikan
keterangan, Menteri Transportasi Malaysia Hushamuddin Hussein menyatakan
pesawat Malaysia Airlines penerbangan MH 370 hilang kontak dengan menara
pemandu lalu-lintas (ATC) Subang pada pukul 2.40 (waktu Malaysia).
Pesawat Boeing
777-200 itu dalam perjalanan dari Kuala Lumpur menuju Beijing, China, hari ini.
RSS Feed
Twitter
Facebook
0 comments:
Post a Comment